
Ketika hati menyapa rindu
ketika selalu terbayang cinta
ketika mata terpenjara visi
rapuh, tenggelam, hancur
nestapa dan nelangsa bersatu padu
gelora mimpi tak pasti berjibaku
menjerat hati kau diva sempurna,
tapi apa daya ku hanya manusia
tak sempurna dan tak memiliki apa-apa
berserak bagai daun diatas rawa itu
rawa nelangsa diantara pohon tua merana
kenapa mesti cinta menyapa
kenapa tak bisa rasa yang biasa
semua semakin menjadi gelap, membunuhku
membunuh bersama mimpi yang menjelma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar