15 januari 2009.. Menurut berbagai sumber.. Bbm turun lagi? Bagaimana kiranya tanggapan masyarakat kita?
Setelah semua sudah lelah memikirkan peliknya masalah ekonomi, tampaknya peristiwa ini tak terlalu dianggap penting lagi.. Mungkin hanya sebagian yang memikirkannya..
Terutama para pengecer yang beramai-ramai mengganti lagi plang harganya.. Atau bahkan para pemilik spbu yang pusing karena masih banyak stok bbm yang dibeli dengan harga lama.
Di lain tempat, turunnya bbm dianggap sebagai selimut politik menjelang pemilu.
Ya.. Semua berhak berpendapat. Meski saling ngotot dan tuding menuding..
Kenapa turunnya harga bbm yang sudah barang tentu akan mempengaruhi harga-harga lain ini seolah tidak terlalu berarti
Mungkin rakyat alias wong cilik sudah bosan dengan keadaan, entah salah siapa? Tapi yang lebih penting apa yang sudah terjadi mestinya kita perbaiki bersama.. Indonesia sejahtera adalah harapan semuanya..
Jadi apa salahnya kita memilih untuk memperbaiki bersama.. Berjuang keluar dari keterpurukan, dengan segala potensi yang ada.. Seperti kita merebut kemerdekaan dahulu.. Mungkin dengan momentum pesta demokrasi rakyat ini aku mencoba untuk berbagi harapan meski aku bukan presiden.
Dan.. Nasib Indonesia ada ditangan rakyatnya..bukan pemimpinnya..
Masihkah kita merasa memiliki bangsa ini...
mau untuk kepentingan politik 2009 atau tidak, yg jelas amanat UUD 45 (pasal 33)mengatakan :bumi, air, kekayaan alam yg terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar2nya untuk kemakmuran rakyat."
BalasHapusjadi sangat jelas BBM itu milik rakyat, haram hukumnya pemerintah menjualnya kpd rakyat.
Rasul gue pernah ngomong gini "Manusia berserikat dalam 3 hal, Air, Padang gembala(-termasuk hutan), dan API(-termasuk sumber2 energi. Dan menjualnya adalah HARAM"
Indonesia lahanbasah buat para koruptor
BalasHapus