03 Maret 2009

Anak Bintang

Dia lahir tanpa kedua tangan dan tanpa nikmat penglihatan, dia adalah seorang anak miskin dari pedalaman, dia hidup dengan kesederhanaan dan kesengsaraan, tapi rasa syukurnya jauh lebih besar melebihi aku yang mendapat lebih banyak nikmat dari Tuhan, satu waktu aku pernah bertanya kepadanya, "kenapa engkau bersyukur dengan ( maaf ) keadaanmu yang seperti ini ?, dia pun menimpali, "aku merasa bersyukur karena banyak yang masih bisa kunikmati, makanan, minuman, udara yang sejuk, dapat mendengar indahnya alam, dan yang terpenting masih bisa berjalan, selain itu aku juga terhindar oleh dosa tangan dan mata ku", jawabnya singkat. Aku tertegun dan mencoba memandang ke langit malam itu, sembari mencoba membatin dan bersyukur pada Tuhan, Aku tahu sobat, kau anak bintang meski kecil kau memiliki arti besar bagi keluargamu, meski terlihat lemah namun kau mampu bersinar aku salut kepadamu.

Aku mencoba kembali menggali memori 12 tahun yang lalu, saat di beranda sebuah rumah usang, di kampung itu ,ketika aku duduk bersamanya terlibat pembicaraan singkat tentang hal tersebut, kurasakan mata ini mulai basah dan aku sadar, sampai kapankah kiranya aku bisa mencapai tingkat keimanan sepertinya, nikmat yang diberikan Tuhan kepadaku rasanya banyak yang terlupakan untuk disyukuri, aku malu, bahkan kepada diriku sendiri, untuk menghilangkan kegundahan kucoba untuk membuka tas kuliahku, aku teringat akan sebuah buku motivasi berbalut nuansa religi yang dipinjamkan temanku sore tadi.

Aku terperanjat, dan kucoba lagi membaca dan mengeja kembali huruf demi huruf nama sang pengarang buku tersebut, tak percaya, dan ternyata setelah ku baca kembali biografi singkat sang pengarang, benar sekali, dia adalah si Anak Bintang, temanku yang cacat itu, aku serta merta menangis haru, aku senang Si Anak Bintang kini sukses, dan aku pun sadar Tuhan selalu punya Rahasia di balik semuanya, pagi harinya aku si Pengangguran Menulis Mimpi pergi untuk kembali mencoba mencari arti hidup dan rahasia-Nya di dunia ini, karena iman-ku masih terlalu dangkal dan amal-ku masih terlalu sedikit untuk dijadikan bekal, aku berdoa untuk mu wahai Si Anak Bintang.

18 komentar:

  1. aux kh anak bintangya :)

    beehhhhh yang diatas tu lah...

    BalasHapus
  2. nang diatas mana mang Dill???

    BalasHapus
  3. Salut.. tuk anak bintang..

    BalasHapus
  4. Aku anak bintang selanjutnya *set mode narsis* ho..ho..ho

    BalasHapus
  5. ayuha siapa nang handak jadi anak bintang sorang siap dah gergaji hagan menatakakan tangan, dan paku hagan mencucukakan mata, supaya sama ( model lagu afgan jua, Sadizz

    BalasHapus
  6. tetap bersyukur atas kenimmatan hidup yang telah DIA berikan ..

    pada mau jadi anak bintang yaa????

    BalasHapus
  7. anak bintang apa dulu nih?

    bintang film?

    BalasHapus
  8. kalau ketauan riri reza & mira lesmana bisa jadi pilem tuh,...
    Hati-hati,ntar dhani bisa diminta ikutan audisi,..

    BalasHapus
  9. ternyata banyak kenikmatan yg di berikan tuhan yg lupa untuk di syukuri

    BalasHapus
  10. inspirational story...
    *terharu*
    tidak ada yg bisa menebak apa yang akan benar-benar terjadi pada esok hari.

    BalasHapus
  11. Hikmah cerita ini sangat baik sekali...salut..membuat kita lebih bersyukur lagi dengan apa yg kita punya...hidup dengan ikhlas selalu mendekatkan diri pada Sang Illahi...
    Salam hangat dari Ayah...

    BalasHapus
  12. saya dah kenyang makan blog-nya...

    BalasHapus
  13. memang, kita sendiri kadang2 lupa bersyukur...
    padahal kita diberikan_Nya nikmat yang sangat banyak..

    postingannya menyentuh..
    kunjungan balik..

    BalasHapus
  14. blognya keren, mas yadi, pake penyambutan segala. suka deh.
    si anak bintang itu eko ramaditya adikara, bukan?
    beliau memang hebat!

    BalasHapus
  15. Anak Bulan adakah,,,,,,,,,,, ???!!!!
    Hohohohoho,,,,,,,,,,

    BalasHapus
  16. bs jadi inspirasi to be wise....

    BalasHapus
  17. hehehehehehe....maaf sebelumnya bang.. hampir salah baca judulnya.. "anak bin*tang"

    Anak bintang..., sapa siy anak bintangnya..???

    BalasHapus