Di sebuah desa terpencil di pelosok Kalimantan Selatan, Mustafa bocah kecil dengan kenyataan hidup yang cukup berat mencoba menentang nasib mengarungi dilema. Sejak lahir Mustafa sudah ditinggal mati oleh ayahnya, hanya ada ibunya yang miskin, dan kini memperjuangkan kehidupan Mustafa yang sungguh pelik dan berteman dilema. Dalam tubuh kurus Mustafa terpatri sesuatu yang luar biasa , semangat untuk tetap hidup, Mustafa kecil sangat terobsesi oleh pohon kelapa, dia kagum akan manfaat yang bisa diberikan oleh sebatang pohon kelapa. Buahnya, airnya, daunnya, batangnya semuanya sungguh luar biasa dimata Mustafa, sehingga hal tersebut mempengaruhi filosofi hidupnya
“Aku ingin seperti pohon ini, berdiri tegak penuh wibawa dan manfaat” bathin Mustafa berujar tatkala matanya menatap dalam kepada pohon kelapa yang sering dipanjatnya itu. Semangatnya yang bagaikan akar serabut itu menjadi cambuk bagi Mustafa untuk memperoleh cita – citanya, sederhana saja keinginan bocah kelas 3 SD itu dirinya ingin menjadi pengusaha yang sukses agar bisa membahagiakan ibu tercitanya, Janda yang bekerja keras separuh nyawa untuk menghidupi dan mempertahankan ekonomi agar Mustafa bisa tetap sekolah.
Masih Banyak Mustafa lain diskitar kita .. .. .. Never give up Mustafa . . .
hmmm...ternyata perjuangan hidup mustofa begitu getir juga...
BalasHapusaku juga merasakan hal itu kala ayahku pergi selamanya setelah sembilan bulan aku menghirup udara dunia...
asal kita punya semangat hidup dan bermanfaat bg orang lain insya allah bagus
Pesan sekaligus sindirin bagi Manusia.. ehm..ehm
BalasHapusselain ada mustafa, ada juga mustafa wati ..
BalasHapussemoga mustafa bisa mewujudkan keinginannya,asalkan jagan jadi pohon kelapa beneran aja ya he.....
BalasHapus